Konsultasi Sekarang!
Pemasangan Kusen dan Pintu Aluminium: Metode dan Tahapan Profesional - Konstruksi & Design Bangun

Pemasangan Kusen dan Pintu Aluminium: Metode dan Tahapan Profesional

Pelajari metode pemasangan kusen dan pintu aluminium yang benar dan efisien. Temukan langkah-langkah profesional dari tahap persiapan, fabrikasi, hingga finishing agar hasilnya kuat, rapi, dan tahan lama.

Pemasangan Kusen dan Pintu Aluminium: Metode dan Tahapan Profesional

Oleh Sudjarwo
09 Oct 2025
08:21 WIB

Kenapa Kusen Aluminium Jadi Pilihan Populer
Kusen alumunium
Di era modern seperti sekarang, material aluminium semakin digemari dalam dunia arsitektur dan konstruksi. Bukan hanya karena tampilannya yang elegan dan minimalis, tapi juga karena daya tahan dan kepraktisannya yang unggul dibanding material lain seperti kayu atau baja ringan.
Kusen dan pintu aluminium memiliki beberapa keunggulan :

  • Tahan karat dan cuaca ekstrem, cocok untuk iklim tropis.
  • Perawatan mudah, tidak memerlukan cat ulang.
  • Bobot ringan tapi kuat, memudahkan instalasi.
  • Memberi kesan modern dan bersih pada desain bangunan.

Namun, untuk mendapatkan hasil yang maksimal, proses pemasangan aluminium harus dilakukan dengan metode kerja yang benar dan presisi.

Persiapan Sebelum Pemasangan

  1. Pemeriksaan dan Pengukuran
    Langkah awal dimulai dengan pemeriksaan kondisi dinding atau area tempat kusen akan dipasang. Pastikan permukaan rata, kokoh, dan bebas dari sisa material lain. Selanjutnya, dilakukan pengukuran yang akurat agar ukuran kusen dan pintu sesuai dengan bukaan yang ada. Kesalahan sekecil apa pun bisa berdampak pada hasil akhir, seperti celah udara, pintu tidak menutup rapat, atau kusen miring.

  2. Persetujuan Material dan Shop Drawing
    Sebelum fabrikasi dimulai, penting untuk menyetujui shop drawing (gambar kerja) serta spesifikasi material. Hal ini memastikan bentuk, warna, profil aluminium, dan sistem bukaannya sudah sesuai dengan kebutuhan desain dan teknis proyek.

Tahapan Pemasangan Kusen Aluminium

  1. Fabrikasi di Lokasi
    Setelah gambar dan material disetujui, tim fabrikasi akan memotong dan merakit komponen kusen di workshop atau langsung di lapangan.
    Proses ini mencakup :
    Pemotongan profil aluminium sesuai ukuran.
    Perakitan frame menggunakan bracket dan screw aluminium.
    Pengecekan sudut dan ukuran agar simetris.

    Proses fabrikasi ini harus presisi karena sedikit ketidaktepatan bisa membuat pintu atau jendela tidak bisa dipasang dengan benar.

  2. Pemasangan dan Penyikuan
    Kusen yang sudah dirakit kemudian diposisikan ke dalam bukaan tembok. Pastikan posisi waterpass, verticality (tegak lurus), dan horizontality terjaga.

    Langkah-langkah pemasangannya :
    Tempatkan kusen pada posisi yang telah ditandai.
    Gunakan paku baja, anchor bolt, atau sekrup khusus aluminium untuk mengunci posisi.
    Pastikan jarak antara dinding dan kusen diisi dengan busa PU atau mortar agar tidak ada celah udara.
    Lakukan penyikuan ulang (checking) untuk memastikan tidak terjadi pergeseran selama proses
    pemasangan.

  3. Pemasangan Daun Pintu, Kaca, dan Hardware
    Setelah kusen terpasang sempurna, langkah berikutnya adalah pemasangan daun pintu, kaca, dan perangkat hardware seperti engsel, handle, serta kunci.
    Beberapa hal penting dalam tahap ini:
    Gunakan sealant silikon netral di sela sambungan untuk mencegah air masuk.
    Pastikan kaca dipasang dengan karet kedap agar tidak longgar atau bergetar.
    Periksa kembali fungsi buka-tutup pintu dan jendela agar berjalan halus.

  4. Finishing dan Proteksi
    Tahap akhir adalah finishing dan proteksi area kerja. Bersihkan permukaan aluminium dari sisa semen, debu, dan goresan menggunakan cleaner non-abrasif. Untuk proyek besar, biasanya ditambahkan lapisan pelindung seperti plastik film atau kertas pelindung selama pekerjaan konstruksi lain masih berlangsung, agar permukaan aluminium tetap aman dari kotoran dan benturan.

Tips Menjaga Kualitas Pemasangan

  • Pastikan seluruh pekerjaan dilakukan oleh tim berpengalaman.
  • Gunakan alat ukur presisi untuk memastikan keakuratan pemasangan.
  • Hindari pemasangan saat hujan, karena dapat memengaruhi kekuatan lem silikon.
  • Gunakan sealant berkualitas tinggi agar kedap udara dan air.

Menurut ArchDaily, pemilihan profil aluminium yang tepat dan sistem sambungan yang presisi adalah faktor utama dalam menentukan umur panjang serta kualitas estetika pada bangunan modern.

Kesimpulan:
Pemasangan kusen dan pintu aluminium bukan sekadar soal menempelkan frame pada dinding tetapi tentang presisi, kualitas material, dan ketelitian teknis. Dengan metode kerja yang profesional dan terencana, hasil akhir tidak hanya kuat dan rapi, tapi juga meningkatkan tampilan arsitektur bangunan.

Sistem ini sangat cocok untuk proyek hunian modern, perkantoran, maupun fasilitas publik yang membutuhkan hasil tahan lama dan estetis.

Ingin memastikan pemasangan kusen dan pintu aluminium di proyek Anda dilakukan dengan standar
terbaik? Percayakan pada Jendela Nusantara Design & Build tim profesional yang berpengalaman menangani berbagai proyek desain dan konstruksi di seluruh Indonesia.

Hubungi kami hari ini dan wujudkan hasil kerja presisi yang tahan lama dan bernilai estetika tinggi.